Hati-hati! 4 Makanan dan Minuman Ini Bisa Merusak Ginjal

Table of Contents


Jatimku.com, Jakarta – Ginjal adalah organ vital yang berfungsi menyaring darah, membuang limbah, memproduksi hormon, dan menjaga keseimbangan cairan tubuh. Namun, fungsi ginjal bisa terganggu jika kamu mengonsumsi beberapa jenis makanan dan minuman berisiko tinggi.

Baca juga : Hati-Hati! Ini Ciri Spatula Berbahaya yang Bisa Picu Kanker Menurut Pakar IPB

Salah satunya adalah soda. Minuman berkarbonasi ini mengandung fosfor tinggi yang biasanya ditambahkan untuk menambah rasa dan memperpanjang masa simpan. Konsumsi fosfor berlebihan dapat membuat ginjal kesulitan membuangnya, sehingga lama-lama menimbulkan kerusakan.

Selain soda, ada tiga jenis makanan dan minuman lain yang patut diwaspadai:

1. Makanan kalengan – Sup, sayuran, dan kacang-kacangan kaleng praktis dikonsumsi, tapi tinggi natrium. Garam berlebih membuat ginjal bekerja lebih keras, meningkatkan risiko batu ginjal dan kerusakan fungsi ginjal. Untuk aman, cuci dan bilas makanan kaleng sebelum dikonsumsi.

2. Daging olahan – Sosis, kornet, ham, nugget, dan daging asap mengandung garam dan pengawet tinggi. Kedua bahan ini membebani ginjal dan meningkatkan risiko kerusakan jangka panjang.

3. Makanan instan dan kemasan – Mi instan, kentang beku, bubur instan, atau sereal kemasan cenderung tinggi garam dan gula, minim gizi, serta berpotensi merusak ginjal jika dikonsumsi rutin.

4. Alkohol berlebihan – Konsumsi alkohol secara rutin dan berlebihan bisa merusak ginjal. Peminum berat berisiko lima kali lebih tinggi mengalami penyakit ginjal kronis dibanding orang yang tidak mengonsumsi alkohol.

Baca juga : Tanda-Tanda Narsistik dari Kebiasaan Sehari-Hari: Begini Ciri Orang NPD

Waspadai tanda gangguan ginjal seperti kelelahan, gangguan tidur, urine berbusa atau berdarah, pembengkakan pada mata dan kaki, hingga nyeri otot. Jika mengalami gejala tersebut, segera periksakan diri ke dokter.

Menjaga pola makan sehat dan membatasi konsumsi makanan tinggi garam, gula, fosfor, dan alkohol adalah langkah penting untuk menjaga fungsi ginjal tetap optimal.