AMCF dan PERDAMI Jawa Timur Gelar Operasi Katarak Gratis di Jombang, 107 Pasien Berhasil Dioperasi
Table of Contents
Jatimku.com, Jombang-Asia Muslim Charity Foundation (AMCF) melalui Pusat Kemanusiaan Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam pelayanan kesehatan masyarakat melalui program bakti sosial operasi katarak gratis di RSUD Ploso, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (24/10/2026). Dari 119 pasien yang mendaftar, sebanyak 107 pasien berhasil menjalani operasi.
Program ini terlaksana melalui kolaborasi AMCF, Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Jawa Timur, dan Pemerintah Kabupaten Jombang melalui RSUD Ploso. Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses layanan kesehatan mata, khususnya bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan untuk memperoleh tindakan medis.
Administrator Pusat Kemanusiaan AMCF Jawa Timur, Juta Ajrullah, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program kemanusiaan ini.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena bakti sosial operasi katarak ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Ini merupakan pelaksanaan kedua program bakti sosial katarak yang kami dukung sepanjang 2026. Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PERDAMI Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Jombang, khususnya RSUD Ploso, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi. Semoga kerja sama ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Juta.
Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang dapat menjangkau masyarakat lebih luas. Melalui program ini, AMCF berharap warga yang selama ini terkendala biaya maupun akses pelayanan dapat memperoleh kesempatan untuk menjalani penanganan katarak sesuai kebutuhan medisnya.
Dukungan rumah sakit dan tenaga medis juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan. Direktur RSUD Ploso, dr. Muhammad Vidya Buana, M.H., sebelumnya menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam membantu menurunkan angka kebutaan akibat katarak serta meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat,” ujar dr. Vidya Buana dalam pemberitaan resmi Pemerintah Kabupaten Jombang mengenai tahapan skrining operasi katarak pada September 2026.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa penanganan katarak tidak hanya berkaitan dengan kesehatan mata, tetapi juga berhubungan dengan kemampuan seseorang untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara lebih mandiri dan produktif.
Bagi AMCF, program bakti sosial ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam bidang sosial, kemanusiaan, dan kesehatan. Pelaksanaannya diharapkan dapat memperkuat kemitraan antara lembaga kemanusiaan, organisasi profesi, dan pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Melalui Pusat Kemanusiaan Jawa Timur, AMCF berharap kolaborasi serupa dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan yang layak dan bermanfaat bagi peningkatan kualitas hidup mereka. (AW)