Korban Meninggal Karhutla Bromo Bertambah Jadi Lima, Wagub Emil Sampaikan Duka

Table of Contents

 




SURABAYA, JATIMKU.COM – Jumlah korban meninggal dunia akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo bertambah menjadi lima orang. Korban kelima bernama Munawi, warga Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, yang merupakan anggota Masyarakat Mitra Polhut (MMP).

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyampaikan duka cita atas meninggalnya Munawi. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah daerah terus memantau kondisi korban karhutla yang menjalani perawatan intensif di RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

“Tadi memang sudah kritis, teman-teman. Itu luka bakarnya di atas 50 persen. Jadi dua-duanya yang dirawat di ICU Soetomo luka bakarnya di atas 50 persen,” kata Emil di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (19/10/2026).

Munawi Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Sebelum meninggal dunia, Munawi merupakan salah satu dari dua korban luka bakar berat akibat karhutla Bromo yang dirawat di RSUD Dr. Soetomo. Korban lainnya adalah Suraji, karyawan Hotel Artotel.

Menurut Emil, kedua korban mengalami luka bakar lebih dari 50 persen dan sempat menjalani perawatan intensif di ruang ICU.

Emil memastikan bahwa pihak rumah sakit telah berupaya memberikan pelayanan medis secara maksimal kepada keduanya. Namun, kondisi Munawi dilaporkan kritis sebelum akhirnya meninggal dunia.

“Ibu Gubernur sudah bilang tangani semaksimal mungkin, nggak usah ngomong administrasi apa sama sekali. Tapi memang kondisinya kritis, teman-teman,” jelas Emil.

Ia juga menyebut telah menerima informasi mengenai kondisi kritis kedua korban dari Direktur Utama RSUD Dr. Soetomo, Prof. Cita, saat berada di DPRD Jawa Timur.

Pemprov Jatim Pastikan Penanganan Medis Maksimal

Emil menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah meminta agar korban karhutla mendapatkan penanganan medis secara maksimal tanpa terkendala persoalan administrasi.

Pemerintah juga berharap Suraji dapat melewati masa kritis dan pulih dari luka bakar yang dialaminya.

“Tapi kan kita berharap ada potensi kesembuhan (untuk Suraji). Bahwa ya bersangkutan (Munawi) meninggal dunia, itu kita sangat bersedih. RSUD Soetomo semaksimal mungkin sudah memberikan dayanya upayanya untuk menyembuhkan,” ungkapnya.

Emil turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Munawi. Ia menilai kepergian anggota Masyarakat Mitra Polhut tersebut merupakan kehilangan bagi pihak-pihak yang terlibat dalam upaya penanganan kebakaran hutan.

“Kita mendoakan karena yang bersangkutan ini gugur dalam menjalankan tugas melindungi warga dari potensi meluasnya kebakaran hutan,” terangnya.

Korban Karhutla Bromo Jadi Lima Orang

Bertambahnya korban meninggal dunia menjadi lima orang menunjukkan beratnya risiko yang dihadapi petugas dan pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla di kawasan Bromo.

Munawi diketahui merupakan anggota Masyarakat Mitra Polhut yang turut menjalankan tugas dalam upaya melindungi masyarakat dari ancaman meluasnya kebakaran.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan duka cita atas meninggalnya Munawi dan berharap korban lain yang masih menjalani perawatan dapat segera pulih.

Dilansir dari detikJatim.