Yayasan SAHDHU-IIA Terapkan Geolistrik Sebelum Pengeboran Ratusan Meter
Table of Contents
Team PRODI Teknik Geofisika Universitas Brawijaya
Jatimku.com-Malang, Yayasan SAHDHU-IIA "Sahabat Dhuafa-Istana Ikan Amanah" adalah filantropi yang memiliki program fokus di bidang ZISWAF Produktif "Ketahanan Pangan", dan Sedekah Jariyah Air-Sumur Bor. Legalitas yayasan berada di bawah naungan: Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia: NOMOR AHU-00175550.AH.01.04.TAHUN 2026.
Guna merealisasikan program sedekah jariyah air-sumu bor, Yayasan SAHDHU-IIA menerapkan metode geolistrik. Proses geolistrik bersinergi dengan PRODI Teknik Geofisika Universitas Brawijaya. Kami memiliki kedekatan intim dengan Team Teknik Geofisika UB sangat dekat. Insya Allah geolistrik yang kami lakukan di Desa Tretes, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang sudah kesekian kalinya, ujar pengawas Yayasan SAHDHU-IIA "Agus".
Interpretasi hasil geolistrik | kondisi geologi | geologi regional
Berdasarkan data yang kami gali, ada 42 KK, Warga RT. 21/RW. 5 di Desa Tretes, Tirtoyudo, dengan status rawan akan air bersih, dan sehat. Jadi mohon do'a restu semua pihak, kami akan mencoba membantu merealisasikan keberadaan sumur bor di desa ini. Insya Allah, Yayasan SAHDHU-IIA akan bersinergi dengan Baitulmaal Muamalat "BMM", dan LAZ Khoiru Ummah "LAZISKHU", tegas Agus.
Lanjut Agus, adapun kebutuhan dana sekitar 75 juta "full set" dengan perincian material atas sumur bor, sebagai berikut:
1. Pipa PVC diameter 4 dan 1,5 dim
2. Sok drat luar dan dalam 1,5 dim
3. Dop 4 dim
4. Lem, knee, kabel
5. Resin, sealtipe, tambang
6. Kaki tower 6 meter
7. Submersible pump
8. Tandon 1.100 liter
Interpretasi hasil geolistrik | akuifer dangkal di 40-55 meter | akuifer dalam di 09-120 meter
Geolistrik adalah metode geofisika untuk menyelidiki kondisi bawah permukaan tanah dengan menginjeksikan arus listrik guna mengukur resistivitas atau tahanan jenis batuan. Metode ini umumnya dimanfaatkan untuk mencari titik air tanah (akuifer), penyelidikan geoteknik, dan eksplorasi mineral.
Team PRODI Teknik Geofisika Universitas Brawijaya, melaksanakan geolistrik di Desa Tretes, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang pada hari Sabtu (5/9/2026). Alhamdulillah hari ini "Jum'at, 11/9/2026" output-nya sudah dapat diinterpretasikan.
Kesimpulan akhir hasil geolistrik di Desa Tretes, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang
Hasil geolistrik di Desa Tretes, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Kedalaman akuifer ada di kedalaman 90 sampai 120 m pada titik yang di tandai. Akuifer dangkal berada di rentang 40-55 m tetapi kemungkinan debit kecil atau kering karena kemarau panjang.
2. Terdapat kemungkinan zona keras pada kedalaman 60-75 m, kemungkinan besar berupa breksi atau gamping, sedangkan lainnya berupa tuff.
3. Direkomendasikan pengeboran di lakukan di rentang 90-120 m untuk menjaga debit air ketika memasuki musim kemarau panjang.
"Wahai Rasulullah, sedekah apa yang paling afdhal ?". Beliau menjawab, "Sedekah air" (HR. Abu Daud dan An-Nasai)".
Bismillahirrahmanirrahim,
Ø£َللَّÙ‡ُÙ…َّ ÙŠَسِّرْ ÙˆَÙ„َا تُعَسِّرْ
Ya Allah, mudahkanlah (urusan Kami) dan janganlah Engkau persulit, aamiin, do'a Agus. (AW)