Lintasi Tebing Terjal, Danrem 083/Bdj Cek Sisa Bara Karhutla Blok Pusung Duwur
Table of Contents
Jatimku, Probolinggo, — Medan terjal dan sulit tidak menjadi hambatan bagi Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., Danrem 083/Baladhika Jaya selaku Dansektor Penanganan Karhutla Wilayah Korem 083/Bdj, untuk memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) berjalan optimal.
Pada hari ke-14, Danrem 083/Bdj turun langsung ke lokasi untuk mengecek kondisi lapangan sekaligus memastikan sisa bara api benar-benar padam di Blok Pusung Duwur, bawah P30, Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.
Danrem bersama personel yang berada di lapangan melakukan pengecekan secara langsung terhadap sejumlah titik bekas kebakaran. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali api akibat bara yang masih tersisa di bawah permukaan maupun di antara material yang terbakar.
Hingga hari ke-14, luas wilayah yang terdampak Karhutla TNBTS tercatat mencapai 1.121,66 hektare, dengan rincian Argowulan 75,61 hektare, Bantengan Wetan 843 hektare, serta wilayah Dingklik, Pakis Bincil, Mungal dan Kedalu seluas 203,05 hektare.
Secara umum, Karhutla di wilayah TNBTS mulai dapat dipadamkan sejak Jumat lalu. Namun demikian, operasi penanganan melalui jalur darat tetap dilaksanakan secara intensif sebagai langkah mitigasi dan memastikan tidak ada lagi bara api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
Danrem 083/Bdj menegaskan bahwa keberhasilan pemadaman bukan hanya ditandai dengan hilangnya kobaran api, tetapi juga harus dipastikan seluruh bara yang berada di bekas lahan terbakar benar-benar padam.
“Medan terjal bukan hambatan. Kita harus memastikan secara langsung bahwa bara-bara yang masih tersisa benar-benar padam, sehingga tidak terjadi api susulan,” tegas Danrem.
Operasi darat akan terus dilakukan dengan menyisir dan memantau wilayah bekas kebakaran, khususnya pada titik-titik yang memiliki potensi menyimpan bara. Personel juga tetap disiagakan untuk melakukan tindakan cepat apabila ditemukan kembali asap atau bara api.
Melalui sinergi TNI, Polri, BNPB, pengelola kawasan TNBTS, pemerintah daerah, relawan serta seluruh unsur terkait, penanganan Karhutla di kawasan Bromo Tengger Semeru terus diarahkan hingga kondisi benar-benar aman dan terkendali.(sid/aw)