Khataman Al-Qur'an dan Imtihan ke 16 TPQ Nurul Iman diikuti 24 Khotimin-Khotimat
Table of Contents
Jatimku-Malang, Berlangsung khataman Al-Qur'an dan imtihan ke 16 untuk periode Muharram 1448 H. Acara mulia ini dimotori oleh TPQ Nurul Iman yang berada di Perum. Karanglo Indah Blok H-9A Balearjosari. Giat kali mengusung tema "hafal Al-Quran usia di bawah 9 tahun".
Hadir dalam acara: team koordinator qiroati cabang Malang 2, koordinator cabang Blimbing-Lowokwaru, tokoh masyarakat, lurah Balearjosari, wali santri, stakeholder TPQ Syuhada, dan dua puluh empat khotimin-khotimat santri TPQ Nurul Iman.
Susunan acara Sabtu, 15 Agustus 2026, sesuai target dimulai tepat jam 7:
1. Kirab Ta'aruf Qiroati
2. Takhtiman
3. Pembukaan dan Sambutan
4. Imtihan
5. Sambutan-sambutan
6. Sungkeman
7. Prosesi penyerahan ijazah
8. Penutup dan do'a
Acara demi acara berlangsung hikmat, dan tumakninah. Sangat menarik acara kali ini, yaitu diikuti oleh dua puluh empat khotimin-khotimat santri TPQ Nurul Iman. Giat kali ini adalah rekor, karena khataman Al-Qur'an dan imtihan sebelum berkisar 15 santri.
Kepala TPQ Nurul Iman "HJ. Umi Rosidah" menyampaikan bahwa pasca khataman Al-Qur'an dan imtihan, masih ada kelas lanjutan "Pra PTPT". Pra PTPT adalah program persiapan sebelum masuk ke jenjang PTPT (Pasca TPQ Program Tahfidz) dalam metode baca Al-Qur'an Qiraati.
Program ini melatih santri untuk melancarkan dan mengkhatamkan bacaan Al-Qur'an sebanyak 60 kali dalam waktu sekitar 1,5 tahun sebelum mereka fokus menghafal Al-Qur'an.
Beberapa dalil yang memiliki korelasi dengan giat khataman Al-Qur'an dan imtihan, antara lain:
Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkannya" (HR. Bukhori).
"Bacalah Al-Qur'an karena pada hari kiamat, ia akan datang sebagai syafaat untuk para pembacanya" (HR. Muslim).
Sebuah ciri khas dari Khataman Al-Qur'an dan Imtihan ke 16 TPQ Nurul Iman adalah ada sesi tanya jawab. Tema tanya jawab meliputi ghorib, tajwid, dan materi penunjang. Sebelum tanya jawab, para khotimin-khotimat memperkenalkan jati dirinya. Proses tanya jawab dinyatakan sempurna, jika audience menyatakan shahih.
Hal ini disampaikan oleh perwakilan wali santri "Agus" saat memberikan sambutan:
Ajarkanlah Al-Qur'an kepada orang-orang yang buta huruf dan buta mata, karena mereka akan membacanya dengan hati mereka" (HR. Abu Dawud).
Mengajarkan Al-Qur'an kepada orang-orang yang buta mata adalah salah satu bentuk sedekah yang paling utama" (HR. Tirmidzi).
Dalam sambutannya, Agus menyampaikan bahwa TPQ Nurul Iman juga membuka kelas khusus difabel "tunanetra". Insya Allah Al-Qur'an Braile, dan tenaga pengajar akan dibackup oleh Yayasan Griya Qur'an Difabel Malang.
Acara ditutup dengan do'a kafaratul majlis, dan ramah tamah.
Bismillahirrahmanirrahim:
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ، وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ
"Maha Suci Engkau ya Allah, aku memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan melainkan Engkau. Aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu", Aamiin. (AW)