Jelang HUT ke-81 RI, Veteran Jatim Berharap Tunjangan Kesejahteraan Naik

Table of Contents

 



SURABAYA, JATIMKU.COM – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, para veteran di Jawa Timur menyampaikan harapan agar kesejahteraan mereka semakin diperhatikan. Salah satu aspirasi yang disuarakan adalah kenaikan tunjangan veteran di tengah meningkatnya biaya kebutuhan hidup.

Para pejuang veteran yang tergabung dalam Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Jawa Timur berkumpul di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (10/8/2026). Mereka berasal dari berbagai golongan, mulai pejuang kemerdekaan hingga veteran yang pernah menjalankan misi perdamaian.

Dalam pertemuan tersebut, para veteran mengenang kembali perjuangan masa lalu sekaligus menyampaikan harapan untuk masa depan.

Ketua DPD LVRI Jawa Timur, Ismadi, yang kini berusia 76 tahun, mengatakan tantangan bangsa Indonesia saat ini memang berbeda dibandingkan masa perjuangan kemerdekaan. Jika dahulu para pejuang menghadapi penjajahan secara langsung, kini masyarakat menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Memang sekarang ini tidak akan menghadapi musuh lagi. Namun, yang harus kita hadapi adalah penghalang-penghalang dari pembangunan yang ada sekarang,” ujar Ismadi, dilansir dari Kompas.com.

Tunjangan Veteran Dinilai Belum Mencukupi

Ismadi mengatakan, kondisi ekonomi dan kenaikan harga kebutuhan pokok membuat tunjangan yang diterima veteran perlu kembali diperhatikan.

Saat ini, tunjangan veteran dan tunjangan kehormatan yang diberikan pemerintah pusat disebut sebesar Rp1.813.000 per bulan.

Selain tunjangan tersebut, veteran juga mendapatkan sejumlah kemudahan, seperti pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta biaya air untuk veteran tertentu di Surabaya. Mereka juga memperoleh keringanan tiket kereta api hingga 75 persen.

Namun, menurut Ismadi, besaran tunjangan tersebut masih perlu disesuaikan dengan kondisi ekonomi saat ini.

“Kalau kita dibandingkan mungkin dulu ya dengan sekarang harga yang sangat naik ini, ya tentunya akan kurang untuk veteran,” katanya.

Ia berharap pemerintah mempertimbangkan kenaikan tunjangan veteran sehingga para pejuang yang telah memasuki usia lanjut dapat menjalani masa tua dengan lebih sejahtera.

Ismadi juga mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap kegiatan LVRI. Pemprov Jatim selama ini memberikan dukungan melalui dana hibah untuk mendukung berbagai kegiatan organisasi veteran.

Ia berharap dukungan tersebut dapat terus diberikan secara rutin pada tahun-tahun mendatang.

Semangat Perjuangan Harus Dilanjutkan

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat meneruskan semangat perjuangan para veteran dengan menghadapi tantangan yang relevan dengan kondisi saat ini.

Menurut Khofifah, perjuangan generasi sekarang dapat diwujudkan dengan melawan kebodohan, kemiskinan, kesewenang-wenangan, hingga berbagai bentuk korupsi dan pungutan liar.

“Mari bersama berjuang melawan korupsi dan pungli, segala bentuk penjajahan modern demi tercapainya perdamaian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Khofifah.

Jumlah Veteran Terus Menyusut

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jawa Timur, Eddy Supriyanto, menyebut jumlah veteran di Jawa Timur terus berkurang setiap tahun.

Faktor utama penyusutan tersebut adalah usia para veteran yang semakin lanjut.

Bahkan, untuk kelompok perintis kemerdekaan, saat ini disebut hanya tersisa tiga orang di Jawa Timur. Salah satunya telah berusia 101 tahun.

Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa perjuangan para veteran merupakan bagian penting dari sejarah bangsa yang perlu terus dikenang dan dihargai oleh generasi penerus.