Ziyan Iswahyudi Raih Master di Usia 21 Tahun
Table of Contents
Jatimku, Malang : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) telah melaksanakan ujian tesis untuk kesekian kalinya. Pada hari Senin, 20 Juli 2026 - jam 13.00 di Ruang Kuliah Pasca 3 Gedung A Lantai 2 "Ziyan Iswahyudi" mempertangungjawabkan penelitiannya "Pengaruh Penurunan Salinitas terhadap Respon Imun Innate Ikan Kakap Putih (Lates calcarifer) yang Disuplementasi Ekstrak Shipworm (Spathoteredo obtusa) dan Diinfeksi Bakteri Vibrio Parahaemolyticus". Al-hasil, Ziyan dinyatakan lulus, dan lanjut daftar yudisium.
Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB ini membuat tegang Ziyan Iswahyudi. Salah satu yang menarik perhatian Kita semua adalah Ziyan Iswahyudi diusianya yang masih 21 tahun sudah menempuh S2 untuk meraih master (M.P.).
“Dengan dukungan keluarga dan prestasi yang gemilang. Saya berharap saat diwisuda nanti meraih predikat wisudawan termuda yang meraih master (S2). Setelah itu Saya akan fokus melanjutkan ke S3 untuk meraih gelar doktor. Mohon do'a restu dari semua pihak, Saya terus ikhtiar maksimal untuk mencapai target Saya, yaitu di usia 30 tahun sudah dinobatkan sebagai "Guru Besar (Profesor)" aamiin,” ujar Ziyan, Senin (20/07/2026).
Pria kelahiran Malang, 19 Januari 2005 ini telah menunjukkan prestasi akademik luar biasa sejak pendidikan dasar hingga perguruan tinggi. Anak dari pasangan Agus Wahyudi dan Rohmatul Laili ini memulai pendidikannya di MI Al Fatah, kemudian melanjutkan ke Ma'had SMP Al Irsyad, SMP Al Kautsar, dan menyelesaikan SMAN 9 Malang melalui jalur akselerasi.
Selain prestasi akademik, Ziyan juga aktif dalam berbagai kegiatan kampus seperti organisasi, himpunan mahasiswa, dan menjadi asisten laboratorium. Menurutnya, keterlibatan aktif dalam kegiatan tidak hanya menambah ilmu, tetapi juga memberikan manfaat bagi dirinya dan orang lain.
الْØَÙ…ْدُ Ù„ِÙ„َّÙ‡ِ عَÙ„َÙ‰ ÙƒُÙ„ِّ Øَالٍ
Segala Puji Bagi Allah Atas Setiap Keadaan, Barokallahu Fiikum
“Guna melepas penat Saya di bidang akademik, saya menyalurkan hobi bersama keluarga, tetangga dan sahabat dengan fun run, jogging, renang, hiking, camping, mancing, badminton. Saya cukup rutin melaksanakan hobi tersebut ", tambahnya.
Sebagai pendukung selama ini, Ziyan mempunyai pesan manis untuk kedua orang tuanya.
“Saat pesta telah usai kerja besar kembali dimulai. Pesta hanya merayakan pencapaian, tapi kerja besar dimulai ketika sorak reda, lampu padam, dan kita kembali menata langkah. Di situlah makna sejati perjuangan diuji", tutur Ziyan. (AW)