Karya PMW Antar Bupati Lamandau Raih Doktor Ketahanan Nasional UB

Table of Contents
Jatimku, Malang - Karya program Wirausaha Mahasiswa yang dirintis pada tahun 2010 oleh Rizky Aditya Putra menjadi jalan meraih gelar Doktor pada Program Doktor Ilmu Ketahanan Nasional Sekolah Pascasarjana UB tahun 2026.

Rizky Aditya yang pada tahun 2010 merupakan mahasiswa FEB UB kini menjadi Bupati Kabupaten Lamandau dan melakukan riset disertasi pada usaha yang dirintisnya sejak mahasiswa. Hasil riset tersebut dipaparkan dalam ujian terbuka hari Selasa 14 Juli 2026 di Gedung Widyaloka UB.

Dihadapan promotor, co promotor, penguji internal dan eksternal Rizky memaparkan Model Green Supply Chain Ketersediaan Cangkang Kelapa Sawit di Era Circular Economy untuk Mendukung Ketahanan Energi Nasional.

"Riset ini spesial bagi saya karena merupakan kelanjutan dari karya PMW tahun 2010 ketika saya masih mahasiswa S1 di FEB UB, ini merupakan perusahaan yang memanfaatkan cangkang sawit sebagai bahan green energi," kata Rizky.

Model Green Supply Chain ini menurut Rizky sangat penting sebagai upaya mendukung Green Energi secara nasional. 

Saat ini Indonesia sebagai penghasil sawit memiliki sisa produksi berupa cangkang sawit yang dapat dimanfaatkan sebagai energi hijau bagi bahan bakar industri non fosil.

Namun pada faktanya belum semua proses pemanfaatan tersebut dapat berjalan sesuai dengan konsep Green Supply.

Melalui usaha rintisannya Rizky melakukan berbagai langkah strategis agar proses pemanfaatan cangkang sawit tersebut mengadopsi pola green supply dengan pemanfaatan forklift yang dapat lebih efisien, mengurangi emisi dan lebih produktif.

Penerapan strategi ini dalam skala yang lebih luas membutuhkan dukungan dari stakeholder terkait seperti otoritas pelabuhan, pemerintah daerah hingga sektor swasta lainnya.
"Penerapan green supply ini masih mengalami tantangan berupa mindset hijau yang belum sepenuhnya dipahami oleh stakeholder yang ada," lanjutnya.

Paparan Rizky mendapatkan beragam pertanyaan dan masukan dari promotor dan penguji.

Salah satu penguji Dr Rosihan Asmara mempertanyakan langkah dan kebijakan yang perlu dibuat agar green supply ini dapat berjalan dengan baik.

"Disertasi ini bagus, implementatif namun promovendus harus mempertajam masukan yang dapat dimunculkan agar green supply ini dapat berjalan dan berdampak," kata Rosihan.

Sementara itu Prof Abdul Hakim selalu promotor juga mengkritisi aspek nilai hipotesis yang paling signifikan hingga paling tidak signifikan dari green supply chain tersebut.

Guru besar FIA UB ini menilai hal tersebut penting agar nantinya masukan serta saran dari disertasi tersebut dapat di implementasikan dalam ranah yang lebih luas.

Atas masukan dan penajaman dari seluruh penguji, Rizky menyampaikan terima kasih serta akan melakukan perbaikan agar hasil riset tersebut dapat sesuai dengan masukan dari para penguji.

Usai proses paparan ahirnya para penguji memutuskan Rizky Aditya Putra berhasil lulus program doktor ilmu ketahanan nasional dengan predikat pujian dan IPK 3,9.

Hadir dalam sidang tersebut kedua orang tua Rizky, keluarga, para kepala OPD Kabupaten Lamandau, perwakilan organisasi pemuda, pengusaha hingga mahasiswa Lamandau yang sedang menempuh kuliah di berbagai kampus Kota Malang. (sid/aw)