Kecelakaan Maut di Pasuruan Tewaskan Empat Orang, Warga Selamat karena Belum Sempat Buka Bengkel

Table of Contents

 



JATIMKU.COMDilansir dari Kompas.com, kecelakaan maut yang melibatkan sebuah truk trailer bermuatan gelondongan kertas terjadi di Jalan Raya Surabaya–Malang, wilayah Gempol, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Senin (27/7/2026) pagi. Peristiwa tersebut menewaskan empat orang dan menyebabkan lima lainnya mengalami luka-luka.

Selain menghantam sejumlah kendaraan, truk trailer juga menabrak bangunan usaha dan rumah warga di sepanjang jalan. Sejumlah saksi mata mengaku nyaris menjadi korban dalam insiden tersebut.

Pemilik Bengkel Selamat karena Belum Membuka Usaha

Salah seorang warga bernama Hakim mengaku selamat karena saat kecelakaan terjadi dirinya masih berada di dalam rumah dan belum sempat membuka bengkel yang berada di tepi jalan.

Ia mengatakan sempat dikejutkan suara benturan keras yang berasal dari luar rumah.

"Saya masih di dalam, belum sempat buka toko. Tiba-tiba terdengar suara benturan sangat keras," ujar Hakim, dikutip dari TribunJatim.

Menurutnya, truk trailer yang melaju dari arah Malang terlebih dahulu menabrak sejumlah kendaraan sebelum akhirnya terus melaju tanpa kendali dan menghantam bangunan di sepanjang jalan.

"Setelah menabrak kendaraan di depan, masih terus melaju dan menghantam rumah-rumah. Ada korban di dekat sini, langsung dibawa ke rumah sakit. Katanya kakinya patah," katanya.

Hakim bersyukur hanya satu tiang bengkelnya yang terdampak. Ia menilai jika beberapa menit lebih cepat membuka usaha, kemungkinan dirinya ikut menjadi korban.

"Yang kena di tempat saya hanya satu tiang. Tapi bangunan sebelah, kanopi dan gerbangnya rusak cukup parah," tuturnya.

Rumah Warga Ikut Rusak Dihantam Truk

Warga lainnya, Akhmad, juga mengaku rumah sekaligus tokonya mengalami kerusakan akibat kecelakaan tersebut.

Saat kejadian, ia sedang berada di luar rumah setelah pulang dari Pasar Kepulungan. Sesampainya di rumah, ia mendapati truk trailer sudah berhenti di samping bangunannya setelah menabrak sejumlah kendaraan dan rumah warga.

"Saya tidak melihat langsung kejadiannya karena baru pulang dari pasar. Sampai rumah, truk sudah menabrak rumah saya," katanya.

Yang membuatnya semakin cemas, istri dan anaknya berada di dalam rumah saat insiden terjadi. Sang istri diketahui sedang memasak ketika terdengar suara benturan keras.

Beruntung seluruh anggota keluarganya selamat meski bagian depan rumah dan toko mengalami kerusakan.

"Istri dan anak saya ada di dalam. Alhamdulillah tidak sampai terluka. Yang rusak bagian depan rumah dan toko," ujarnya.

Polisi Ungkap Dua Titik Kecelakaan

Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Jauhar menjelaskan, hasil penyelidikan sementara menunjukkan terdapat dua titik tabrakan dalam kecelakaan tersebut.

Titik pertama berada di sekitar kawasan pabrik Indofood atau dekat SPBU pada jalur turunan dari Pandaan menuju Surabaya.

Menurut polisi, truk trailer bernomor polisi DK 8019 DG diduga kehilangan kendali lalu menabrak truk Colt Diesel yang berada di depannya.

Akibat benturan tersebut, truk Colt Diesel melintasi median jalan dan menghantam truk tangki air serta dua sepeda motor dari arah berlawanan.

"Di situ menabrak truk tangki air dengan dua sepeda motor," kata AKP Jauhar.

Polisi mencatat tiga orang meninggal dunia di lokasi pertama.

Truk Terus Melaju hingga Hantam Rumah Warga

Setelah tabrakan pertama, truk trailer disebut masih melaju tanpa kendali hingga terjadi tabrakan kedua.

Di lokasi kedua, trailer kembali menabrak truk Colt Diesel sebelum menghantam teras sejumlah rumah warga. Truk yang tertabrak kemudian terpental ke median jalan, melindas sebuah sepeda motor, dan akhirnya masuk ke area rumah warga.

"Di situ truk yang tertabrak melindas sepeda motor. Namun pada titik kedua ini tidak ada korban meninggal dunia, di situ ada korban luka-luka," jelas AKP Jauhar.

Sopir truk trailer dilaporkan sempat terjepit di dalam kabin, sementara muatan gelondongan kertas yang dibawanya tumpah ke badan jalan sehingga menghambat arus lalu lintas.

Empat Orang Meninggal Dunia

Secara keseluruhan, kecelakaan maut di Jalan Raya Surabaya–Malang, wilayah Gempol, Kabupaten Pasuruan, mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan lima orang mengalami luka-luka.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Polisi juga terus melakukan pendataan terhadap para korban serta penanganan di lokasi kejadian agar arus lalu lintas dapat kembali normal.