Pelaksanaan Munaqasyah di UMMATAN UMMI 2 Cumlaude

Table of Contents
Jatimku-Malang, 24 Mei 2026, Munaqosah adalah ujian akhir, evaluasi, atau sidang untuk menilai dan mengukur kemampuan peserta didik. Munaqasyah kali ini bertempat di UMMATAN UMMI 2, Jl. Candi Saptorenggo Blimbing, Kota Malang. UMMATAN UMMI 2 membawahi 3 Kecamatan "Blimbing, Lowokwaru, dan Dau". Kegiatan dimulai jam 08.00 dan berakhir di pukul 10.30. Sebelum munaqasyah dimulai, diawali berdo'a yang dipimpin oleh ketua UMMATAN "Ustadz Abdul Qohhar".

Munaqasyah diikuti oleh 5 TPQ area Blimbing atau bersifat kolektif. Setiap TPQ mengirimkan santri dan santriwati dengan berbagai tingkat. Kelima TPQ tersebut diantaranya:
1. TPQ Syuhada' | Tartil: 4 | Tahfidz juz 30: 1
2. TPQ Aiyiyah Griya Shanta | Tartil: 2 | Tahfidz juz 30: 1
3. TPQ Arofah | Tahfidz juz 30: 2
4. TPQ Darul Ulum Al istiqlaly | Tartil: 1
5. TPQ Nurut Taqwa | Tahfidz juz 30: 1
Ujian tartil metode Ummi, secara spesifik mencakup:
Kelancaran Jilid / Al-Qur'an:
Kemampuan membaca sesuai tingkatannya, mulai dari jilid 1-6 hingga membaca Al-Qur'an secara tartil.

Ghorib & Tajwid:
Pemahaman dan pelafalan bacaan khusus dalam Al-Qur'an serta hukum-hukum tajwid dasar.

Praktik Bacaan (Fashohah & Makhraj):
Ketepatan melafalkan huruf hijaiyah dan panjang-pendek bacaan

Ujian tahfidz juz 30 metode Ummi, program menghafal Al-Qur'an pada Juz 30 (Juz 'Amma) yang menerapkan pendekatan khusus. Pendekatan ini berfokus pada kekuatan mendengar (murottal), kenyamanan, serta pendekatan emosional yang ramah anak (seperti kasih sayang seorang ibu/ummi).
Selain guru pembina TPQ, hadir pula wali santri, dan kepala TPQ. Alhamdulillah pelaksanaan munaqasyah berlangsung lancar, dan momentum yang menegangkan bagi Kami, ujar beberapa pembina TPQ.

Alhamdulillah hasil akhir munaqasyah hari ini cumlaude, yaitu rata-rata di atas Kriteria Ketuntasan Minima "KKM". Tradisi munaqasyah di UMMI, yaitu adanya evaluasi dari penguji baik ke peserta dan pembina TPQ. Evaluasi meliputi: menilai hafalan santri satu per satu (setoran/tasmi) untuk memastikan kelancaran dan ketepatan tajwid.
Selanjutnya penguji memberikan motivasi, menutup kelas dengan doa kafaratul majelis, dan salam.
"Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkannya" (HR. Bukhari).
"Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya." (HR. Muslim). (AW)