Awardee Student Abroad, Magister Agronomi UB Asal Gambia Bertekad Majukan Pangan Negaranya
Table of Contents
Jatimku, Malang - Program Student Abroad UB bagi mahasiswa asing dimanfaatkan secara maksimal oleh mahasiswa asal Gambia untuk memajukan negaranya.
Hal tersebut diungkapkan oleh Mustapah Jatta mahasiswa asal Gambia yang sedang menempuh program Magister Agronomi, Departemen Budidaya Pertanian UB.
"Saya termasuk salah satu mahasiswa asing penerima program Student Abroad dan menempuh kuliah di Magister Agronomi UB," kata Mustapah.
Pilihan masuk di UB didasari oleh kenyataan bahwa di Gambia masih kekurangan tenaga ahli bidang pangan sehingga potensi untuk mengembangkan produksi pangan masih terkendala.
Mustapah melihat UB merupakan salah satu kampus terbaik di Indonesia yang memiliki program studi Agronomi sesuai dengan kebutuhannya agar kelak dapat memajukan pertanian di Gambia.
"Dari kondisi Gambia , saya memilih UB dan Agronomi sebagai pilihan untuk meningkatkan keilmuan dalam bidang pangan," lanjutnya.
Selama berkuliah dirinya juga merasa senang karena iklim akademik di program yang dia ambil sangat kondusif terutama dalam bidang riset.
Harapan Mustapah Jatta selaras dengan langkah Program Studi Agronomi yang berada dibawah Departemen Budidaya Pertanian UB .
Ketua Program Studi Agronomi UB Dr. Nur Azizah,SP,.MP dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa Prodi Agronomi merupakan prodi yang berstatus Unggul.
Dengan status tersebut maka prodinya kini makin diminati oleh mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia serta mahasiswa asing.
"Prodi Agronomi berstatus Unggul sehingga makin diminati oleh mahasiswa Indonesia dan Asing," kata Nur Azizah.
Saat ini melalui program Student Abroad ada satu mahasiswa dari Gambia yang sedang berkuliah dan nantinya akan ada mahasiswa dari Ethiopia yang juga akan masuk.
Nur Azizah mengaku akan terus meningkatkan reputasi prodi sehingga minat mahasiswa asing akan terus meningkat dari berbagai negara untuk blajar pertanian tropis.(sid/aw)