Malang, 22 April 2026, Koperasi Noto Kamulyan Sejati dan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia tanam 250 kg bawang merah di lahan seluas 2,500 m2. Lokasi tanam bawang merah terletak di Krajan 1, Pucangsono, Kec. Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65154. Hadir dan terlibat sekitar 31 orang, yaitu dari HKTI, NKS, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura, dan petani.
Alhamdulillah cuaca sangat mendukung dan proses tanam berjalan lancar. SOP tanam bawang merah, yaitu 20 cm dan menggunakan pupuk organik buatan Koperasi NKS "NKS 7". NKS 7 sebagai pupuk dasar spesialis vegetatif (pertumbuhan). Masa panen bawang merah ini sekitar 60 hari dengan harga berkisar 20.000 an per kg, ujar Ketua NKS "Fery".
HKTI terus akan bergerak guna menguatkan ketahanan pangan. Insya Allah Kami istiqomah "full support" pada semua pihak dari segi teknis dan sistem. HKTI cukup inten diskusi dengan PEMKAB terkait penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Malang khususnya. Kami sangat siap sinergi dengan siapapun, tutur SEKJEND HKTI "Sholehudin".
Hal mendasar bertani bawang merah adalah asupan air wajib cukup. Bawang merah sangat membutuhkan asupan air lebih. Struktur tanah cenderung lembab mulai masa tanam hingga panen. Bertani wajib tawakkal dan Insya Allah bernilai ibadah, sebagai mana hadist "Tidaklah seorang muslim menanam tanaman, kemudian manusia, hewan melata begitu pun burung memakan [hasil]nya, melainkan baginya sedekah hingga hari kiamat nanti" (HR Muslim) |
AW.