Kisah Transformasi Felarose Cendekia Zahwa dalam Buku Ameliorate Resmi Diluncurkan

Table of Contents


JATIMKU - Sebuah kisah inspiratif mengenai perjalanan, keberanian, dan transformasi diri resmi dibukukan dalam karya berjudul
"Ameliorate" karya Felarose Cendekia Zahwa
. Buku ini diluncurkan secara meriah di Auditorium Institut Français Indonesia (IFI), Surabaya, pada Senin, 13 April 2026

Acara peluncuran tersebut dihadiri oleh ratusan peserta, mulai dari kerabat dekat hingga mahasiswa UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya yang antusias menyimak perjalanan sang penulis. Tema yang diangkat adalah "A Journey to Berthoud" atau dalam bahasa Prancis "Le Voyage á Berthoud", merujuk pada kota tempat tinggal Felarose selama berada di Amerika Serikat.

Menenun Pengalaman Internasional dalam Bahasa Inggris

Buku Ameliorate menceritakan pengalaman Felarose saat mengikuti program pertukaran pelajar Youth Exchange and Study (YES) di Amerika Serikat selama 10 bulan. Program ini ia peroleh melalui Bina Antarbudaya saat masih duduk di kelas 2 SMA.

Salah satu keunikan buku ini adalah narasinya yang ditulis sepenuhnya dalam bahasa Inggris. Melalui karya ini, Felarose berharap dapat berbagi inspirasi sekaligus mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang tua angkat dan teman-temannya di Amerika yang telah mendukungnya selama menjalani program tersebut.

Apresiasi dan Bedah Karya

Acara dibuka dengan penampilan tari Remo oleh Novitasari dari SMK perwakilan Yayasan Lembaga Karya Dharma. Vincent Padare, selaku Direktur IFI Surabaya, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada Felarose sebagai contoh perempuan muda yang membawa semangat Kartini di era modern dengan berani memperjuangkan mimpi besarnya.

Dalam sesi diskusi yang dipandu oleh Windy Effendy selaku editor buku, dua akademisi turut membedah isi karya tersebut:

  • Jiphie Gilia Indriyani, M.A. (Dosen dan Penulis) menyatakan bahwa kecakapan literasi global Felarose berakar kuat pada tradisi mendongeng masa kecil yang membentuk kecerdasan emosional dan keberaniannya melintasi benua.

  • Novia Adibatus Shofah, S.S., M.Hum. (Dosen Sastra Indonesia UINSA) menilai buku ini sebagai karya nonfiksi bergenre travel writing yang menarik, terutama jika didekati melalui perspektif poskolonial dalam sastra perjalanan.

Hadiah di Usia 18 Tahun

Proses kelahiran buku ini tidak lepas dari dukungan Yoni Astuti, bude dari Felarose yang juga seorang penulis dan tour guide, bekerja sama dengan PAPERMIND Creative Studio. Bagi Felarose, terbitnya buku ini merupakan hadiah terindah di usianya yang kini menginjak 18 tahun.

Puncak acara ditandai dengan pembacaan kutipan tulisan oleh Felarose yang diiringi dengan petikan gitar, menambah suasana hangat di Auditorium IFI malam itu.