Yayasan Sahabat Dhuafa "SAHDHU" Menjadi Istana Ikan Amanah "IIA"
Table of Contents
Jatimku.com-Malang, Rabu 11 Maret 2026, Yayasan Sahabat Dhuafa Indonesia "SAHDHU" adalah bagian besar dari sebuah kelompok perikanan di Balearjosari yang kiprah dan eksistensinya dikenal dengan sebutan Istana Ikan Balearjosari "IIB". Sejak IIB berdiri tidak lepas dari kegiatan yang berbau sosial, kemanusiaan, dan keagamaan. Bahkan program Majelis Shodaqoh Ilmu "MSI" hingga kini terus berjalan.
Giat filantropi IIB diberi label SAHDHU dan qodharullah hari ini nama SAHDHU didaftarkan melalui website AHU tertolak:
Nama Yayasan "SAHABAT DHUAFA INDONESIA" termasuk nama yang tidak diperbolehkan, silahkan cari nama yang lain.
Akhirnya dalam waktu singkat IIB harus setor nama ke AHU dan akhirnya lahirlah nama Istana Ikan Amanah "IIA". Alhamdulillah nama IIA diterima secara sistem melalui website AHU:
"Untuk diperhatikan! Tidak terdapat kemiripan ISTANA IKAN AMANAH dengan nama yang ada pada database AHU".
Legalitas Yayasan Istana Ikan Amanah "IIA" dibantu oleh "Notaris Diana Istislam, S.h.,M.kn" yang berkantor di Jl. Kaliurang No.37A, Lowokwaru, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65111. Semua yang berhubungan dengan pendirian Yayasan Istana Ikan Amanah bersifat free "gratis" itu adalah sedekah dari saya. Silahkan Istana Ikan Amanah bergerak sembari menunggu legalitas yayasan kelar, tutur Diana.
Paradigma Yayasan Istana Ikan Amanah-IIA "Memberi Kail, Bukan Ikan" dalam komunitas filantropi Indonesia, terdapat filosofi untuk memberikan pemberdayaan (kail) daripada sekadar bantuan langsung (ikan) untuk menciptakan kemandirian. Insya Allah IIA akan istiqomah ke program yang bersifat produktif, misal wakaf produktif di bidang ketahanan pangan "pertanian, perikanan, dan peternakan" tegas ketua Yayasan IIA, Agus | AW.