Rombongan Remaja Konvoi Sambil Nyalakan Kembang Api di Ring Road Utara

Table of Contents
JATIMKU - Aksi konvoi sekelompok remaja sambil menyalakan kembang api di Ring Road Utara atau Jalan Padjajaran, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, viral di media sosial. Video kejadian tersebut ramai dibagikan warganet dan memicu perhatian masyarakat.

Dalam video yang beredar, terlihat rombongan remaja melintas menggunakan sepeda motor di jalur cepat sambil menyalakan kembang api yang diarahkan ke atas maupun ke sisi kanan dan kiri jalan. Percikan api terlihat di tengah jalan yang cukup ramai oleh kendaraan.

Kejadian itu diketahui berlangsung pada Senin (9/3) malam di Jalan Padjajaran, Sinduadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Polisi menyebut dua pelajar yang ikut dalam rombongan berhasil diamankan oleh warga sebelum akhirnya diserahkan ke pihak kepolisian.

Kapolsek Mlati Kompol Edi Mulyono menjelaskan, kedua remaja tersebut berinisial M (17) dan F (17), yang merupakan warga Kabupaten Sleman. Berdasarkan hasil pemeriksaan, keduanya mengaku sebelumnya mengikuti acara buka bersama di kawasan Jalan Kaliurang Km 16. Setelah kegiatan tersebut, rombongan mereka melakukan konvoi sambil menyalakan kembang api di jalan.

Saat melintas di Ring Road Utara, kembang api yang dinyalakan rombongan tersebut sempat mengenai seorang warga berinisial SMAP (25) yang kebetulan sedang melintas di lokasi kejadian. Korban bersama suaminya kemudian mengejar rombongan tersebut dengan bantuan warga sekitar hingga akhirnya dua pelajar berhasil diamankan di kawasan Monjali.

Meski tidak mengalami luka, korban sempat mengalami syok akibat kejadian tersebut. Namun korban tidak membuat laporan polisi dan hanya meminta agar para pelaku mendapatkan pembinaan dari pihak kepolisian.

Polisi kini melakukan pendataan serta penelusuran terhadap anggota rombongan lainnya. Orang tua dari para pelajar yang terlibat juga akan dipanggil untuk dilakukan pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Peristiwa ini menjadi pengingat agar masyarakat, khususnya para remaja, tidak melakukan aksi konvoi berbahaya di jalan raya yang dapat mengancam keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.