Pakar Sebut Serangan AS-Israel ke Iran Bisa Picu Perang Dunia III
Serangan militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026 memicu kekhawatiran luas di tingkat global soal potensi eskalasi konflik menjadi Perang Dunia III. Aksi ini melibatkan dua kekuatan besar serta negara lain yang memiliki aliansi strategis, sehingga dipandang bisa memicu reaksi berantai yang lebih luas.
Berbagai pakar dan pengamat internasional menyatakan bahwa konflik di Timur Tengah berpotensi berkembang menjadi konflik global bukan karena kemungkinan pertempuran langsung antara kekuatan militer besar saja, tetapi juga dampaknya terhadap hubungan geopolitik, ekonomi, dan keamanan internasional.
Reaksi dan kekhawatiran juga datang dari jaringan sosial serta publik global, di mana sejumlah pengguna internet menyuarakan kecemasan atas kemungkinan perang yang lebih besar sebagai akibat dari serangan bersama AS-Israel itu.
Pakar keamanan menilai ketegangan ini bukan hanya berkaitan dengan aksi militer yang sudah terjadi, tetapi juga kemungkinan adanya respons balasan, aliansi regional, hingga bagaimana negara adidaya seperti Rusia dan China merespons dinamika konflik tersebut, yang semuanya dapat memperluas skala konflik.
Meskipun kekhawatiran soal Perang Dunia III meningkat, banyak analis juga menekankan bahwa eskalasi konflik besar belum pasti terjadi karena keputusan politik internasional dan upaya diplomasi masih menjadi faktor penting dalam meredakan ketegangan yang ada.