Warga Penyintas Banjir Aceh Utara Minta Presiden Perhatikan Kondisi Mereka yang Serba Kekurangan
JATMKU - Penyintas banjir di Aceh Utara menyampaikan harapan dan aspirasinya kepada Presiden Republik Indonesia atas kondisi yang masih mereka alami pascabanjir besar. Para warga yang mengalami kerugian akibat bencana tersebut menilai bahwa kondisi mereka saat ini masih serba kekurangan dan memerlukan perhatian lebih dari pemerintah pusat.
Sejumlah warga secara langsung atau melalui perwakilan menyampaikan kondisi rumah yang rusak, keterbatasan kebutuhan pokok, serta sejumlah fasilitas yang belum pulih sepenuhnya. Mereka berharap pemerintah, khususnya Presiden, dapat melihat langsung situasi tersebut serta memberikan bantuan yang lebih memadai agar proses pemulihan bisa berjalan lebih cepat dan menyeluruh.
Warga juga menyampaikan keprihatinan atas banyaknya dampak sosial ekonomi pascabanjir, seperti kehilangan mata pencaharian, rusaknya infrastruktur dasar, dan kebutuhan hidup yang mendesak. Permintaan mereka kepada pemerintah pusat dan daerah adalah agar pemberian bantuan bersifat tepat sasaran serta berkelanjutan, sehingga masyarakat yang terdampak benar-benar dapat bangkit dari kondisi sulit yang mereka hadapi.
Harapan warga ini disampaikan di tengah upaya penanganan pascabanjir yang masih berlangsung, termasuk oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat dan berbagai pihak terkait.