Tarhib Ramadhan 1447 H SDIT Ahmad Yani Malang: Syiar Ramadhan Menggema di Kawasan Heritage Kota Malang
Kota Malang,13 Februari 2026 – Nuansa religius dan semangat kebersamaan begitu terasa sejak pagi hari di halaman Masjid Jendral Ahmad Yani Malang. Ratusan siswa, guru, serta elemen masyarakat berkumpul dalam satu tujuan mulia: menyambut datangnya bulan suci melalui agenda Tarhib Ramadhan 1447 H yang diselenggarakan oleh SDIT Ahmad Yani Malang.
Mengusung tema besar “Ramadhan Datang, Iman Dikuatkan, Akhlak Dimuliakan,” kegiatan ini menjadi momentum penguatan nilai spiritual sekaligus pembelajaran karakter secara nyata di ruang publik.
Agenda Tarhib diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6 SDIT Ahmad Yani Malang beserta dewan guru. Turut serta pula siswa-siswi Griya Tahfidz YDSF dan para amil YDSF Malang yang selama ini menjadi mitra dakwah dan pendidikan.
Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan bahwa menyambut Ramadhan bukan hanya tradisi tahunan, tetapi bagian dari gerakan kolektif membangun generasi beriman dan berakhlak mulia.
Para siswa tampil penuh semangat dengan atribut syiar, membawa pesan-pesan kebaikan yang mengingatkan masyarakat bahwa bulan suci telah di depan mata.
Seruan “Marhaban Ya Ramadhan 1447 H” menggema, diiringi lantunan shalawat dan takbir yang menyejukkan suasana.
Pawai Tarhib dimulai dari halaman Masjid Jendral Ahmad Yani dan menyusuri kawasan heritage Kota Malang. Rute yang dilalui menjadi simbol bahwa nilai-nilai Islam hadir menyatu dengan denyut kehidupan kota.
Masyarakat yang melintas menyambut dengan antusias. Tidak sedikit yang memberikan senyuman dan dukungan, bahkan mengabadikan momen tersebut.
Anak-anak berjalan tertib, penuh semangat, dan tetap menjaga sikap santun—menunjukkan bahwa syiar bukan sekadar suara, tetapi juga teladan perilaku.
Pawai ini secara resmi dilepas oleh Ketua Pengurus Yayasan Masjid Jendral Ahmad Yani Malang, Ustadz H. Hari Apriyatno,MM.
Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya menjaga adab selama kegiatan berlangsung.
“Agenda ini dalam rangka menyambut Ramadhan 1447 H. Selama perjalanan, jaga akhlak di jalanan. Jangan sampai semangat syiar tidak diiringi dengan sikap yang baik. Inilah pendidikan karakter yang sesungguhnya,” pesannya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa inti dari Ramadhan adalah pembinaan diri—bukan hanya ritual, tetapi transformasi akhlak.
Kepala SDIT Ahmad Yani Malang, Ustadzah Nurdiah Rachmawati, S.Pd., M.Pd, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya agenda ini dengan lancar.
“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh unsur dalam menyemarakkan agenda Tarhib Ramadhan SDIT Ahmad Yani tahun 1447 H. Kegiatan ini bukan hanya seremoni, tetapi bagian dari pembelajaran nyata bagi anak-anak tentang bagaimana menyambut Ramadhan dengan penuh kesiapan iman dan akhlak,” ungkapnya.
Tarhib Ramadhan menjadi sarana membangun kesadaran kolektif bahwa Ramadhan adalah bulan perubahan—bulan peningkatan kualitas diri, disiplin ibadah, kepedulian sosial, dan penguatan ukhuwah.
Tema besar yang diusung, “Ramadhan Datang, Iman Dikuatkan, Akhlak Dimuliakan,” bukan sekadar slogan. Ia menjadi komitmen bersama keluarga besar SDIT Ahmad Yani Malang untuk menjadikan Ramadhan 1447 H sebagai momentum pembinaan spiritual yang lebih terarah.
Dengan keterlibatan siswa Griya Tahfidz dan amil YDSF Malang, pesan Ramadhan juga dikaitkan dengan semangat berbagi, kepedulian sosial, dan kebermanfaatan bagi umat.
Kegiatan Tarhib ini diharapkan mampu menanamkan dalam diri para siswa bahwa Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi tentang menahan diri dari perilaku yang kurang baik, memperbaiki hubungan dengan Allah, serta meningkatkan kualitas interaksi dengan sesama.
Di tengah dinamika kehidupan modern, kegiatan seperti ini menjadi oase yang mengingatkan masyarakat bahwa generasi muda tetap tumbuh dengan nilai iman dan akhlak yang kokoh.
Marhaban Ya Ramadhan 1447 H.
Semoga Ramadhan tahun ini menjadi momentum kebangkitan iman, penyucian jiwa, dan penguat akhlak bagi seluruh keluarga besar SDIT Ahmad Yani Malang serta masyarakat Kota Malang pada umumnya.
