Sejarah Hari LSM Sedunia: Mengapa Diperingati Setiap 27 Februari?
Jatimku.com – Setiap tanggal 27 Februari, dunia memperingati Hari LSM Sedunia atau World NGO Day. Peringatan ini menjadi momen untuk mengapresiasi kontribusi besar Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam pembangunan sosial, kemanusiaan, lingkungan, dan advokasi hak-hak masyarakat.
Sejarah Hari LSM Sedunia
Hari LSM Sedunia pertama kali dicetuskan pada tahun 2009 oleh seorang wirausahawan sosial bernama Marcis Liors Skadmanis. Tujuannya adalah memberikan penghargaan kepada organisasi non-pemerintah yang selama ini bekerja untuk kepentingan publik tanpa orientasi keuntungan.
Peringatan ini kemudian diakui secara global setelah disahkan dalam Global NGO Day Official Opening Ceremony yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Finlandia pada 27 Februari 2014. Pada tahun yang sama, Hari LSM Sedunia juga mendapat pengakuan dari Uni Eropa, PBB, serta berbagai organisasi internasional lainnya.
Sejak saat itu, setiap negara—termasuk Indonesia—ikut merayakan Hari LSM Sedunia untuk menyoroti kontribusi besar organisasi nirlaba dan para relawan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Peran LSM di Indonesia
Di Indonesia, keberadaan LSM mulai dikenal sejak terbitnya UU No. 4 Tahun 1982 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup. Saat ini, LSM memiliki cakupan kerja yang semakin luas, tidak hanya di bidang lingkungan tetapi juga sosial, pendidikan, kesehatan, dan kemanusiaan.
Dalam UU No. 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), LSM memiliki sejumlah tugas penting, antara lain:
- Meningkatkan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat
- Memberikan pelayanan sosial
- Menjaga dan melestarikan nilai budaya, moral, serta lingkungan
- Menyalurkan aspirasi masyarakat
- Menguatkan persatuan dan kesatuan bangsa
LSM juga berfungsi sebagai wadah pemberdayaan masyarakat, penyalur kegiatan sosial, serta penjaga nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Makna Peringatan Hari LSM Sedunia
Hari LSM Sedunia mengingatkan masyarakat bahwa peran organisasi non-pemerintah sangat penting dalam menjaga keseimbangan sosial dan memberikan suara bagi kelompok yang tidak terdengar. Melalui dedikasi tanpa pamrih, LSM menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong perubahan positif.
