Ramadhan di Palestina Diwarnai Kekerasan dan Pembatasan

Table of Contents

Situasi Ramadhan di Palestina berlangsung dalam kondisi penuh tekanan akibat meningkatnya kekerasan serta berbagai pembatasan yang diberlakukan. 

Warga menghadapi pembatasan akses, terutama menuju tempat ibadah, serta pengawasan ketat yang memengaruhi aktivitas keagamaan dan kehidupan sehari-hari.

Selain itu, ketegangan keamanan membuat banyak masyarakat kesulitan menjalankan ibadah Ramadhan secara normal. 

Pembatasan mobilitas, razia, dan kondisi konflik yang masih berlangsung turut memperburuk situasi kemanusiaan, termasuk akses terhadap kebutuhan dasar.

Kondisi ini menambah beban warga Palestina yang harus menjalani Ramadhan di tengah ketidakpastian, tekanan keamanan, dan keterbatasan ruang untuk beribadah maupun beraktivitas secara bebas.