Hari Kanker Sedunia: Sejarah, Fakta, dan Upaya Melawan Kanker
Jatimku.com - Setiap tanggal 4 Februari, dunia memperingati Hari Kanker Sedunia (World Cancer Day), sebuah momentum penting untuk meningkatkan kesadaran global mengenai pencegahan, deteksi dini, hingga pengobatan kanker. Peringatan internasional ini pertama kali diresmikan oleh Union for International Cancer Control (UICC) pada tahun 2000 dalam pertemuan puncak dunia melawan kanker di Paris, Prancis.
Pada tahun 2000, UICC bersama berbagai organisasi kesehatan global menyepakati “Piagam Paris Melawan Kanker” (Charter of Paris Against Cancer). Piagam ini berisi komitmen internasional untuk memperkuat penelitian kanker, meningkatkan layanan pengobatan, dan memperluas edukasi masyarakat terkait bahaya penyakit kanker.
Salah satu poin penting dalam piagam tersebut adalah penetapan tanggal 4 Februari sebagai Hari Kanker Sedunia yang diperingati setiap tahun di seluruh dunia.
Organisasi penggagasnya, UICC, telah berdiri sejak 1993 dan berbasis di Jenewa. UICC berperan aktif dalam memajukan penelitian medis serta kampanye global pemberantasan kanker.
Menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kanker merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia, dengan jutaan kasus baru setiap tahun. Di Indonesia, data Kementerian Kesehatan mencatat bahwa kanker payudara, kanker serviks, dan kanker paru-paru masih mendominasi angka kematian akibat kanker.
Hari Kanker Sedunia diperingati dengan berbagai kegiatan seperti seminar kesehatan, kampanye sosial, penyuluhan, hingga pemeriksaan kesehatan gratis. Di era digital, kampanye juga marak dilakukan melalui media sosial dengan tanda pagar #WorldCancerDay untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.
Untuk menurunkan risiko kanker, masyarakat dihimbau menerapkan gaya hidup sehat, di antaranya:
- Mengonsumsi makanan bergizi
- Olahraga teratur
- Menjauhi rokok dan alkohol
- Melakukan pemeriksaan kesehatan rutin
- Deteksi dini khususnya untuk jenis kanker berisiko tinggi
- Momentum Bersama Melawan Kanker
Peringatan Hari Kanker Sedunia diharapkan menjadi momen penting bagi seluruh dunia untuk bersatu melawan kanker. Dengan edukasi, pencegahan, dan akses pengobatan yang lebih merata, jutaan nyawa dapat diselamatkan dari salah satu penyakit paling mematikan di dunia ini.
