DT Peduli Jatim Perkuat Ekonomi Warga Huntap Lumajang melalui Program Peternak Sapi Sejahtera
Lumajang, 12 Februari 2026 — DT Peduli Jawa Timur resmi meluncurkan program Peduli Peternak Sejahtera, sebuah inisiatif pemberdayaan ekonomi yang ditujukan bagi para warga penyintas erupsi Semeru yang kini tinggal di Hunian Tetap (Huntap) Bumi Semeru Damai. Program ini ditandai dengan penyerahan 10 ekor bakalan sapi kepada 10 penerima manfaat, bertempat di kandang sapi Huntap Bumi Semeru Damai.
Peluncuran program turut dihadiri oleh drh Endra Novianto, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang, drh Hariyanto, Kepala UPT Puskeswan Pasirian, serta drh Hilda dan tim pendamping.
Dalam sambutannya, drh Endra Novianto menekankan pentingnya tanggung jawab para penerima manfaat dalam merawat hewan titipan tersebut. “Saya mewakili pemerintah Kabupaten Lumajang mengucapkan terimakasih kepada DT Peduli atas bantuan bakalan Sapi untuk warga Huntap. Bantuan ini sebagai pendukung perbaikan ekonomi warga Huntap. Kami berharap sapi-sapi ini dirawat dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.
drh Hariyanto memastikan bahwa UPT Puskeswan Pasirian akan melakukan pendampingan intensif terhadap kelompok ternak di Huntap Bumi Semeru Damai. “Jika ada keluhan kesehatan hewan atau membutuhkan penanganan segera, silakan langsung berkomunikasi. Pendampingan kelompok ternak di sini menjadi bagian dari kewajiban kami,” jelasnya. Pihak UPT juga menjadwalkan vaksinasi PMK dalam satu pekan ke depan untuk memastikan kesehatan seluruh ternak.
Kepala Kantor Perwakilan DT Peduli Jawa Timur, Bangbang Sujana, menyampaikan bahwa sapi yang diberikan akan menjadi hak milik penuh masing-masing penerima manfaat, dengan komitmen untuk merawat dan mengelolanya secara bertanggung jawab. “Kami ingin program ini tidak hanya meningkatkan perekonomian, tetapi juga menanamkan nilai amanah agar kebermanfaatannya terus berlanjut,” tutur Bangbang Sujana.
Program Peduli Peternak Sejahtera merupakan salah satu ikhtiar DT Peduli Jawa Timur untuk mendorong kemandirian ekonomi para penyintas erupsi Semeru. Melalui pendekatan pemberdayaan, pendampingan teknis, dan edukasi spiritual, program ini diharapkan mampu menciptakan kelompok ternak yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan.
Dengan kolaborasi antara lembaga zakat, pemerintah daerah, dan UPT Puskeswan, program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan ternak yang efektif bagi masyarakat relokasi di Lumajang. (Kia)


