Revitalisasi Alun-alun Merdeka Kota Malang Rampung, Tinggal Tunggu Peresmian
MALANG, JATIMKU.COM – Revitalisasi Alun-alun Merdeka Kota Malang telah rampung dan kini memasuki tahap akhir sebelum diresmikan secara resmi. Pengerjaan yang tersisa hanya berupa pembersihan area serta penyempurnaan minor untuk memastikan kenyamanan pengunjung.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memastikan bahwa pembangunan fisik Alun-alun Merdeka telah selesai sesuai kontrak kerja. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerja (SPK), proyek revitalisasi tersebut dinyatakan rampung pada 20 Januari.
“Pekerjaan sudah selesai, tinggal pembersihan dan finishing kecil. Sesuai SPK, informasi terakhir dari Bank Jatim, tanggal 20 Januari sudah dinyatakan selesai,” ujar Wahyu.
Pemerintah Kota Malang saat ini tengah menyiapkan agenda peresmian Alun-alun Merdeka. Jadwal peresmian akan disesuaikan dengan agenda Wali Kota serta kesiapan teknis pelaksanaan acara.
“Saat ini masih dalam proses persiapan peresmian sambil menyesuaikan waktu yang ada,” imbuhnya.
Wahyu mengungkapkan, wajah baru Alun-alun Merdeka kini tampil lebih menarik dengan berbagai fasilitas penunjang. Salah satu daya tarik utama kawasan ini adalah keberadaan air mancur dengan permainan lampu warna-warni yang diharapkan menjadi magnet baru bagi masyarakat dan wisatawan.
“Dari gambar yang saya lihat, hasilnya sudah bagus. Air mancurnya juga dilengkapi dengan warna-warni,” katanya.
Tak hanya berfungsi sebagai ruang terbuka hijau, Alun-alun Merdeka ke depan juga akan dikembangkan sebagai bagian dari kawasan wisata terpadu. Pemkot Malang berencana mengintegrasikan kawasan ini dengan Kayutangan Heritage serta sejumlah titik bersejarah di sekitarnya.
“Kita ingin memanfaatkan potensi yang ada menjadi satu kawasan terintegrasi. Semua saling terkait dan memiliki nilai historis,” jelas Wahyu.
Ia menyebutkan, kawasan tersebut memiliki banyak simpul sejarah, mulai dari Alun-alun Merdeka, kawasan heritage Kayutangan, Taman Rekreasi Kota (Tarekot), kawasan Splendid, Balai Kota Malang, Stasiun Kota Baru, hingga Pendopo Kabupaten Malang.
Melalui penataan kawasan terpadu ini, Pemkot Malang juga menargetkan penyelesaian persoalan klasik perkotaan, seperti penataan pedagang kaki lima (PKL) dan pengelolaan parkir.
“Dengan penataan menyeluruh, PKL dan parkir akan kita atur agar tetap tertib. Harapannya, aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu kenyamanan dan estetika kawasan,” pungkasnya.
Dengan wajah baru dan konsep integrasi kawasan heritage, Alun-alun Merdeka diharapkan menjadi ikon ruang publik sekaligus destinasi wisata unggulan Kota Malang.