Ratusan Kilogram Sampah Dibersihkan dari Bawah Jembatan Gajah Wong Yogyakarta

Table of Contents


Yogyakarta, Jatimku.com
– Jembatan Gajah Wong atau GL Zoo di Kota Yogyakarta kembali menjadi sasaran pembuangan sampah sembarangan. Bahkan, volume sampah yang dibuang ke area bawah jembatan ini dilaporkan meningkat tajam selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).


Lurah Muja-muju, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Dwi Wahyudi Hamzah, mengatakan pihaknya menerima laporan adanya tumpukan sampah di bawah jembatan melalui media sosial. Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak kelurahan bersama Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta langsung melakukan pembersihan di lokasi.

  “Langkah awal kami koordinasi dengan DLH. Pembersihan dilakukan menggunakan bagor atau                karung, dan sejauh ini sudah lebih dari 30 karung sampah yang diangkut ke atas,” ujar Dwi saat              ditemui di lokasi, Senin (5/1/2026).


Ia menjelaskan, satu karung sampah memiliki kapasitas sekitar 20 hingga 25 kilogram. Dengan jumlah tersebut, total sampah yang berhasil diangkut mencapai ratusan kilogram.

  “Per karung sekitar 20 sampai 25 kilogram. Tadi saat diangkut terasa sangat berat,” katanya.


Dwi menambahkan, tumpukan sampah di kawasan ini meningkat signifikan setelah libur Natal dan Tahun Baru. Menurutnya, para pelaku pembuangan sampah memanfaatkan celah pengawasan petugas.

  “Desember sudah ada pos penjagaan. Kemungkinan mereka mencari waktu ketika pengawasan                  lengah. Saat liburan itulah sampah banyak dibuang,” jelasnya.


Ia juga mengungkapkan bahwa pola pembuangan sampah kerap berpindah-pindah. Awalnya, sampah banyak ditemukan di sisi timur jembatan, namun kini bergeser ke sisi barat. Meski pembersihan sudah beberapa kali dilakukan, aksi pembuangan sampah sembarangan terus berulang.

  “Kami yakin bukan warga sekitar, melainkan orang yang melintas lalu membuang sampah begitu              saja,” tambah Dwi.


Sementara itu, sebelumnya Pemerintah Kota Yogyakarta juga mencatat lonjakan volume sampah pascaperayaan malam pergantian tahun. Sedikitnya 30 ton sampah diangkut dari sejumlah titik keramaian di Kota Yogyakarta pada Kamis (1/1/2026) dini hari.


Kepala DLH Kota Yogyakarta, Rajwan Taufiq, menyampaikan pihaknya telah menyiapkan 175 personel, 20 truk, serta 40 armada roda tiga sejak Rabu (31/12/2025) malam untuk mengantisipasi lonjakan sampah selama perayaan Tahun Baru.

  “Persiapan dilakukan agar aktivitas warga dan wisatawan tidak terganggu oleh sampah pada hari              pertama tahun 2026,” ujar Rajwan.


Pemerintah Kota Yogyakarta mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan turut menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan sungai dan jembatan yang rawan pencemaran.