Pemkot Malang Dorong Pemerintah Pusat Bangun Ulang Tiga Jembatan Vital Demi Keselamatan Warga
Kota Malang, Jatimku.com – Keselamatan pengguna jalan di Kota Malang menjadi perhatian serius seiring menurunnya kondisi sejumlah jembatan vital. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang pun mendorong keterlibatan pemerintah pusat untuk membangun ulang tiga jembatan yang dinilai membutuhkan penanganan segera.
Kepala Dinas PUPRPKP Kota Malang, Dandung Djlhardjanto, mengungkapkan tiga jembatan yang diusulkan untuk dibangun ulang yakni Jembatan Muharto Barat, Jembatan Muharto Timur, dan Jembatan Glendang Pakem. Usulan tersebut telah disampaikan kepada Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum.
Menurut Dandung, Jembatan Muharto memiliki peran strategis sebagai jalur penghubung aktivitas masyarakat. Namun, minimnya perbaikan menyeluruh dalam waktu lama membuat kualitas struktur jembatan terus mengalami penurunan.
“Dari hasil pengecekan di lapangan, terutama pada struktur bawah, kondisinya sudah cukup mengkhawatirkan. Demi keamanan masyarakat, pembangunan ulang menjadi opsi paling rasional,” ujarnya.
Ia menjelaskan, meskipun ketiga jembatan tersebut merupakan aset milik daerah, keterbatasan fiskal Pemkot Malang membuat pembangunan besar sulit dilakukan secara mandiri. Kebijakan efisiensi anggaran turut membatasi ruang gerak pemerintah daerah, sehingga dukungan pendanaan dari pemerintah pusat menjadi langkah strategis.
Dandung menambahkan, perkuatan konstruksi yang dilakukan pada 2019 lalu hanya memungkinkan Jembatan Muharto dilalui kendaraan roda dua. Bahkan, kendaraan roda empat sempat dilarang melintas demi alasan keselamatan. Usia jembatan yang telah melampaui 30 tahun juga mempercepat degradasi kualitas struktur.
Kondisi serupa terjadi pada Jembatan Muharto Timur yang dibangun pada periode yang hampir sama. Sementara itu, Jembatan Glendang Pakem di kawasan Madyopuro mengalami kerusakan cukup berat setelah terdampak banjir besar pada tahun sebelumnya.
Dengan kondisi tersebut, Pemkot Malang berharap pembangunan ulang ketiga jembatan tersebut dapat segera direalisasikan. Langkah ini dinilai penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan sekaligus menjamin keamanan dan kelancaran mobilitas warga Kota Malang.