Identitas Jasad Laki-laki di Sungai Molek Kromengan Terungkap, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Table of Contents


Kromengan, Jatimku.com
– Misteri penemuan jasad laki-laki yang mengapung di aliran Sungai Molek, Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, akhirnya terungkap. Polisi berhasil mengidentifikasi jenazah melalui pemeriksaan sidik jari.


Korban diketahui bernama Miftachul Huda (25), warga Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Hal tersebut disampaikan oleh Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar.


Berdasarkan hasil pemeriksaan luar secara visual, pihak kepolisian memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Luka yang terdapat di bagian wajah korban diduga akibat aktivitas hewan air.

  “Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban meninggal dunia akibat tenggelam. Dari kondisi                jenazah, diperkirakan korban sudah meninggal satu hingga dua hari sebelum ditemukan,” ujar AKP        Bambang.


Saat ditemukan, korban mengenakan kemeja lengan panjang bermotif kotak berwarna gelap, celana jeans biru cerah, serta memakai gelang rantai di tangan kiri dan cincin di jari tengah tangan kanan. Rambut korban diketahui disemir berwarna kuning.


Meski identitas korban telah diketahui, polisi masih mendalami kronologi kejadian. Kepolisian kini mengumpulkan keterangan saksi dan berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk mengetahui aktivitas korban sebelum kejadian.

  “Kami masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab kematian dan aktivitas korban              sebelum ditemukan,” tambahnya.


Sebelumnya, jasad korban pertama kali ditemukan warga pada Rabu (31/12) sekitar pukul 18.00 WIB. Seorang saksi melihat tubuh manusia mengapung dalam posisi telungkup dan tersangkut kayu di aliran Sungai Molek.


Curiga dengan temuan tersebut, saksi segera melapor kepada warga sekitar dan perangkat desa. Laporan kemudian diteruskan ke Polsek Kromengan.


Petugas gabungan dari Polsek Kromengan, Tim Inafis Satreskrim Polres Malang, serta Samapta Polres Malang langsung mendatangi lokasi kejadian. Jenazah dievakuasi sekitar pukul 18.34 WIB dan dibawa ke RSUD Kanjuruhan untuk pemeriksaan lebih lanjut.