Bus Trans Jatim di Malang Raya Akan Layani Pengiriman Barang Mulai Tahun Ini

Table of Contents



JATIMKU.COM, MALANG KOTA
– Fungsi layanan Bus Trans Jatim di wilayah Malang Raya akan semakin diperluas. Tidak hanya melayani angkutan penumpang, transportasi massal ini juga akan dimanfaatkan untuk layanan pengiriman barang atau ekspedisi yang ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2026.


Kepala Seksi Sarana Angkutan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur, Cito Eko Yuli Saputro, mengatakan saat ini pihaknya masih menyusun mekanisme teknis pelaksanaan layanan ekspedisi tersebut. Nantinya, sekitar 14 unit Bus Trans Jatim yang beroperasi di Kota Malang akan dilibatkan dalam layanan pengiriman barang.

  “Paket akan disimpan di lemari penyimpanan khusus berwarna hitam yang tersedia di dalam bus.              Pengirimannya menyesuaikan rute yang dilalui Bus Trans Jatim di Malang Raya,” ujar Cito.


Selain diterapkan di Koridor I Malang Raya, layanan ekspedisi ini juga direncanakan berlaku di sejumlah koridor lain, salah satunya Koridor Gerbangkertosusilo yang meliputi Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan.


Menurut Cito, penambahan layanan ekspedisi ini dilakukan agar Bus Trans Jatim memiliki fungsi yang lebih lengkap, sebagaimana perusahaan otobus lainnya yang telah mengembangkan layanan serupa.

  “Harapannya tahun ini bisa segera diterapkan. Paling tidak pada semester pertama,” imbuhnya.


Sementara itu, terkait penambahan rute atau koridor baru Bus Trans Jatim, Cito menegaskan bahwa untuk tahun 2026 fokus utama masih pada evaluasi layanan dan kelembagaan. Penambahan koridor belum menjadi prioritas dalam waktu dekat.

  “Untuk tahun 2026 belum ada penambahan rute. Kami masih fokus pada evaluasi layanan,” tegasnya.


Ia menambahkan, rencana penambahan dua koridor lainnya masih menunggu hasil kajian dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Timur. Kajian tersebut diketahui telah dimulai sejak Oktober 2025 dan ditargetkan rampung pada Desember 2025 lalu.