Cafe Gedong Ijen, Ruang Kreatif Bernuansa Cagar Budaya di Jantung Kota Malang

Table of Contents


Malang - Cafe Gedong Ijen terus menarik perhatian sebagai destinasi kuliner sekaligus ruang kreatif bernuansa sejarah. Berlokasi di kawasan heritage Kota Malang, kafe ini tidak hanya menawarkan pengalaman bersantap yang nyaman, tetapi juga menghadirkan nilai edukasi melalui keberadaan bunker bawah tanah peninggalan era kolonial Belanda.

Cafe Gedong Ijen kerap menjadi pilihan untuk berbagai kegiatan, mulai dari diskusi komunitas, pelatihan, hingga acara edukatif. Untuk keperluan tersebut, pengelola menyediakan fasilitas Education Creative Center dengan biaya booking lokasi sebesar Rp250 ribu. Fasilitas pendukung seperti LCD proyektor dan sound system turut disediakan untuk menunjang kelancaran acara.



Salah satu keunikan yang menjadi daya tarik utama adalah bunker bawah tanah peninggalan Belanda yang masih terawat. Pengunjung dapat duduk santai sambil menikmati menu pilihan sembari merasakan atmosfer sejarah secara langsung. Kawasan ini telah ditetapkan sebagai cagar budaya, sehingga keberadaannya dijaga sebagai bagian dari warisan sejarah Kota Malang.

Cafe Gedong Ijen juga dikenal dengan suasana yang hommy dan ramah pengunjung. Harga menu tergolong terjangkau dengan pilihan makanan dan minuman yang variatif. Kafe ini dilengkapi banyak colokan listrik, mushola, serta kamar mandi yang bersih, menjadikannya nyaman untuk bekerja, belajar, maupun bersantai dalam waktu lama.

Tak hanya itu, Cafe Gedong Ijen rutin menghadirkan kegiatan Morning DJ, yang menambah warna tersendiri bagi pengunjung pagi. Jam operasional kafe dimulai pukul 07.00 WIB hingga 23.00 WIB, memberi keleluasaan bagi pengunjung untuk datang kapan saja sesuai kebutuhan.



Owner Cafe Gedong Ijen, Bu Dewi, menyampaikan harapannya agar tempat ini ke depan dapat semakin dikenal secara luas. Ia berharap Cafe Gedong Ijen bisa berkolaborasi dengan berbagai stakeholder, komunitas, serta institusi pendidikan, sekaligus mendapatkan lebih banyak ulasan positif dari masyarakat.

“Cafe Gedong Ijen bukan sekadar tempat ngopi, tapi ruang bertemunya kreativitas, edukasi, dan sejarah. Kami berharap ke depan kawasan ini bisa masuk dalam perhatian dunia, bahkan menjadi bagian dari warisan budaya yang diakui UNESCO,” ungkap Bu Dewi.

Dengan konsep unik yang memadukan kuliner, kreativitas, dan sejarah, Cafe Gedong Ijen kian mengukuhkan diri sebagai salah satu ikon ruang kreatif berbasis heritage di Kota Malang.