24 Maret Peringatan Bandung Lautan Api: Sejarah Lengkap Peristiwa Heroik 1946

Table of Contents


Jatimku.com - Bandung. Setiap tanggal 24 Maret, Indonesia memperingati Hari Bandung Lautan Api, sebuah peristiwa bersejarah yang menggambarkan keberanian rakyat Bandung dalam mempertahankan kemerdekaan. Peristiwa ini terjadi pada 23–24 Maret 1946, ketika para pejuang dan warga memutuskan untuk membumihanguskan Kota Bandung bagian selatan agar tidak jatuh ke tangan Sekutu dan Belanda.

Awal Terjadinya Konflik

Beberapa bulan setelah Proklamasi, pasukan Inggris mendarat di Indonesia untuk membebaskan tawanan perang (APWI) yang ditahan Jepang. Namun, dalam perjalanannya, Inggris justru memberi ruang bagi Belanda untuk kembali menguasai wilayah Indonesia. Kondisi ini memicu ketegangan dengan para pejuang dan pemuda Bandung.

Situasi semakin memanas ketika terjadi berbagai bentrokan pada November 1945. Inggris mengeluarkan ultimatum agar rakyat meninggalkan Bandung Utara, namun pejuang Indonesia menolak dan terus melakukan perlawanan gerilya.

Ultimatum Kedua dan Keputusan Besar

Pada 23 Maret 1946, Sekutu memberikan ultimatum kedua yang menuntut Tentara Republik Indonesia (TRI) untuk mengosongkan Bandung Selatan. Tuntutan ini kemudian dibahas oleh Panglima Divisi III, Kolonel A.H. Nasution. Hasilnya, pemerintah memutuskan agar rakyat dan pasukan menarik diri dari Bandung untuk menghindari jatuhnya kota ke tangan musuh.

Namun, para pejuang memiliki strategi lain: membumi hanguskan Bandung sebelum ditinggalkan.

Bandung Menjadi Lautan Api

Pada malam 24 Maret, pembakaran dimulai dari Gedung Bank Rakyat, lalu menjalar ke Cicadas, Braga, Banceuy, dan Tegalega. Api besar membumbung tinggi hingga terlihat dari kejauhan. Sekitar 200 ribu warga Bandung mengungsi, sementara kota bagian selatan berubah menjadi puing.

Aksi heroik ini dilakukan agar Sekutu dan Belanda tidak dapat menggunakan Bandung sebagai markas pertahanan mereka.

Bandung Lautan Api menjadi simbol:

  • perlawanan rakyat terhadap penjajahan,
  • pengorbanan demi kemerdekaan,
  • serta semangat mempertahankan tanah air.

Peringatan ini mengajak generasi muda untuk terus mengenang perjuangan rakyat Bandung dan meneladani keberanian mereka dalam menjaga kedaulatan bangsa.