Tips Manajemen Air Putih Saat Puasa
Hai Sobat, perbincangan tentang air putih pasti membuat bosan karena hampir semua masalah kesehatan dikarenakan kurangnya air putih dalam putih. Nyatanya air putih berpengaruh besar pada kesehatan tubuh kita, apalagi di bulan puasa tahun ini yang masih dalam masa pandemi. Tentunya, menjaga kesehatan untuk kelangsungan puasa selama satu bulan sangat dibutuhkan, nih, mengingat terbatasnya kita mengonsumsi asupan yang dibutuhkan tubuh.
Ya, umumnya tubuh kita membutuhkan asupan air setidaknya dua liter sehari atau sama dengan delapan gelas air putih. Sedangkan dalam puasa kita hanya makan dua kali saat sahur dan berbuka yang pastinya minim banget minum air putih, mungkin hanya satu gelas setiap makan. Perlu kalian tahu, kalau 80% tubuh manusia terdiri air, jika asupan cairan kurang akan berpengaruh pada kondisi tubuh seperti munculnya dehidrasi atau kekurangan cairan.
Saat puasa kita tidak makan dan minum lebih dari dua belas jam, sedangkan tubuh tetap beraktivitas dan membutuhkan asupan cairan. Oleh karena itu, kita membutuhkan cairan kurang lebih delapan gelas. Namun, dalam puasa yang sulit mengaturnya, kita perlu menerapan aturan minum air atau pembagian waktu minum air putih selama puasa.
Baca juga : Tips si Kecil Mau Berpuasa Ramadan
Jika saat puasa kita tidak melakukan memenuhi kebutuhan air minum tersebut kita akan mengalami dehidrasi yang ditandai dengan bibir dan kulit pecah, pusing, lemas, urine berwarna gelap. Agar di bulan puasa kebutuhan air minum tetap tercukupi, yuk, lakukan manajemen air putih ini!
- 2 Gelas Air Putih Saat Sahur
- 2 Gelas Air Putih Saat Berbuka
- 4 Gelas Air Putih saat Makan Malam